Gunung Tidar, Antara Mati Dan Modar Serta Legenda Kyai Semar

Gunung Tidar sejatinya adalah sebuah bukit dengan ketinggian 503 mdpl. Bukit ini dikenal pula sebagai “Pakuning Tanah Jawa” atau titik pusatnya (penyeimbang) pulau Jawa. Bukit Tidar terletak di tengah kota Magelang.

Tidar, berasal dari kata “Mati dan Modar”. Versi ini cukup dipercaya karena saking angkernya tempat ini setiap orang yang mendatangi tempat ini kalau tidak mati ya modar.

Legenda Kyai Semar, sosok jin penunggu bukit, erat kaitannya dengan cerita rakyat yang beredar pada masyarakat sekitaran bukit Tidar. Jin Kyai Semar dapat dikalahkan oleh Syaikh Subakir dengan senjata tombaknya yang bernamakan Kyai Sepanjang. Kebenaran kisah legenda ini masih menjadi hal yang diperbincangkan hingga sekarang.

Tangga di gunung Tidar
Mendaki anak tangga menuju puncak gunung Tidar sangat menyehatkan lho (Dok. pribadi)

Makam Kyai Sepanjang terdapat di bukit Tidar, dengan panjangnya hingga 7 meter. Kedua makam Syaikh Subakir dan Kyai Semar juga berada di bukit, letaknya tak saling berjauhan.

Jika kamu suka dengan olahraga tracking, mendaki 574 anak tangga hingga ke puncak bukit tentunya cukup menguras keringat. Tempat ini juga menjadi favorit buat kamu yang gemar dengan laku spiritual dan tirakat. Pada saat-saat tertentu diadakan tirakatan atau sembahyang di bukit Tidar. Aku sendiri belum pernah menyaksikan acara tirakatan tersebut.

Tepat di puncak bukit terdapat monumen Akademi Militer (Akmil). Bukit Tidar juga merupakan salah satu kawah Candradimuka para taruna Akmil saat melakukan prosesi pendidikannya.

Puncak Gunung Tidar
Monumen Akademi Militer di puncak gunung Tidar (Dok. pribadi)

Ooo iya, di bukit Tidar juga banyak ditemukan kera berkeliaran bebas. Awas, jangan sembarangan memberi makanan ya, takutnya bikin sampah bertebaran di mana-mana.

Kamu boleh pilih mau beraktivitas apa saja di sini. Mau olahraga bisa. Pilih wisata religi tak dilarang. Swafoto juga boleh. Kalau aku sih pilih kamu saja. Ihiir

Magelang, November 2018

5 Replies to “Gunung Tidar, Antara Mati Dan Modar Serta Legenda Kyai Semar”

  1. Serem namanya. Saya bukan lah pendaki gunung tapi menyimpan aura misteri gunung ini dalam kenangan. Dulu waktu kecil kebanyakan baca komik A Kosasih yang menjadikan Gunung Tidar sebagai latar belakang 😀

    Liked by 1 person

    1. Camping sepertinya boleh, Oom; tapi selama saya tinggal di Magelang belum pernah lihat ada yang dirikan tenda di bukit Tidar. Secara nggak terlalu tinggi mungkin ya dan letaknya di tengah kota masih terdengar bising.

      Bukit Tidar salah satu kawah Candradimuka para taruna AKMIL, oom.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s