12 Lagu Teman Perjalanan

Musik katanya nggak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Bahkan sejak lahir ke dunia ini kita sudah membuat alunan musik lewat tangisan kita, walaupun belum indah bertata nada – tetapi itu sudah membuat wajah bapak dan ibu kita senyum lebar sumringah. Bukti bahwa kita lahir normal :). Naah, aku salah satu penikmat musik. Penikmat ya, bukan pemain musik. Pernah sih belajar main gitar dan drum, cuma kok nada dan tempo irama yang dihasilkan nggak selaras dengan pemain musik lainnya. Sadar diri lah ya… itu sama saja maksain ikut ajang Indonesian Idol tapi minim dasar jadi penyanyi. Hahaha…

Ketika berpergian aku nggak bisa terlepas dari yang namanya musik. Pemutar lagu digital selalu ada di tas punggungku. Dengar ear set tergantung menancap di kedua telinga, rasanya menikmati banget perjalanan.

Aku punya playlist lagu yang selalu ku putar dalam setiap kali perjalanan. Banyak sih, cuma 12 lagu yang ini selalu ada dan nggak pernah aku dihapus dari list.

Urutan nomor ini bukan berdasarkan peringkat ya, supaya rapi saja sih tulisannya.

1. Coldplay – Always In My Head

Bayangkan menikmati lagu ini ketika naik kereta api atau bis, duduk di samping jendela melihat semuanya terlintas begitu cepat. Lagu bertempo lambat dengan alunan musik sedikit mendayu ditimpali suara malas Chris Martin cocok membawa mood kembali teringat… Ingat siapa hayoo??

2. Fourtwnty – Aku Tenang

Mendengarkan lagu ini berasa nikmat ketika ada di puncak gunung atau bukit pada waktu pagi menjelang matahari terbit. Atau pas malam hari depan api unggun sambil ngopi atau nge-teh, sambil lihat Jalan Susu (Milky way). Boleh juga sambil duduk pinggir pantai pas matahari tenggelam. Coba saja deh saranku itu… Dijamin ketagihan dengar lagu ini. Suwer!

3. Endank Soekamti feat. NAIF – Benci Untuk Mencinta

Lagu yang semula mendayu-dayu ini berhasil digubah dengan rasa metal yang kental oleh gerombolan “wong edan” dari Yogya, Endank Soekamti. Cocok didengarkan ketika dalam perjalanan… apalagi sambil mengejar bis di terminal. Heh? Dasar gemblung.

4. Padi – Begitu Indah

Caution: jangan pernah dengarkan lagu ini pas dalam perjalanan. Karena kalian akan menjadi baper dan kepingin cepat pulang, terus kepingin peluk yang disayang. KZL kan sudah jalan jauh terus baper pengin cepat pulang.

5. Metallica – Master of Puppets

Lagu ini sangat special buatku. Selain memang lagu ini megah dengan rif-rif sangar gitar Kirk Hammet dan dentuman bas gila dari Jason Newsted (sekarang Rob Trujillo), lagu ini pernah menemani sepanjang perjalanan dari Semarang – Surabaya waktu masa kuliah. Bisa kalian bayangkan waktu itu kami semobil berempat, dan cuma bawa satu album kaset yang sepanjang perjalanan bolak balik diputar. Ya album Metallica ini, Master of Puppets. Untung nggak rusak itu kaset… Dodol!

6. Audioslave – Like A Stone

Aku suka lagu ini karena Chris Cornell. Orang ini memang jeniyes dalam bermusik. Bisa ciptain lagu berlirik “desperate” tetapi tetap gahar. Ditambah raungan gitar Tom Morello yang begitu menyayat jiwa pas bagian refrain. Cocok banget didengarkan di kamar hotel murahan yang lusuh plus sebotol bir pelepas lelah. Atau di ruang tunggu bandara karena ketinggalan pesawat. Aku pernah ngalamin ini. Dem!

7. Float – Pulang

Float selalu sukses membuatku untuk rindu akan rumah. Untuk pulang. Karena keasyikan jalan entah itu barengan ramai – ramai atau solo traveling, lagu ini memang selalu bikin rindu untuk pulang. Pulang untuk bertemu dengan orang-orang tersayang dan… bayar cicilan rumah.

8. Nirvana – Smells Like Teen Spirit

Naah biasanya aku dengar lagu ini pas dalam perjalanan yang menguras tenaga atau adrenalin. Naik gunung misalnya, cocok deh dengar lagu ini. Berasa tambah energi tanpa minuman suplemen. Seperti sekumpulan anak pramuka yang ketawa-ketiwi sepanjang pendakian, tak kenal lelah walau usia tak lagi sama. Salam Pramuka!

9. Nosstress – Pegang Tanganku

Lagu untuk santai sambil menikmati kopi di ujung senja. Berlirik dewasa dan bercerita tentang  keseimbangan, lagu ini sukses membuatku rileks dan lupa bayar tagihan telepon. Simak deh liriknya…

ooo, indahnya menjalani denganmu/ ooo, nikmatnya bersamamu/ tapi kita harus mulai mengerti/ tapi kita harus mulai batasi/ karna, karna, karna…/ senang itu sementara/ jika senang jangan terlalu/ jika sedih jangan terlalu

Dengerin deh, asyik lho

10. Papa Winnie – Rootsie & Boopsie You Are My Sunshine

It’s time for reggae, man! Lagu lawas berirama rancak ini enak didengarkan pas suasana hati lagi berbunga. Dikemas dengan apik oleh Papa Winnie cocok didengarkan sambil minum cocktail di tepi pantai atau kolam renang. Nyebur deh yang ada.

11. Pelangi Pagi – Menepi

Ini lagu sangat special. Bercerita tentang melepaskan beban setelah menempuh sekian perjalanan. Seringkali aku menikmati lagu ini ketika bersendiri menikmati waktu.  Eargasm! Duduk bersandar dengan carrier masih di punggung ketika kaki lelah menjelajah. Mencoba berdamai dengan keadaan dan membiarkan diri terhempas di palung waktu. Halaaah…

12. Simple Plan – Jet Lag

Kalian pernah punya pengalaman seperti ini nggak? Pergi naik pesawat terbang di penerbangan pertama pagi hari dengan bawaan yang cukup banyak, terus begitu sampai tempat tujuan langsung menempuh perjalanan jauh naik mobil dan langsung bekerja. Cocok dengan lagu ini. Jet lag. But it sometimes happen to me. Sigh!

Kalau kamu apa lagu yang didengerin pas dalam perjalanan?

Advertisements

One Reply to “12 Lagu Teman Perjalanan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s